kekecewaan ku pada atasan makin menjadi-jadi, karena apa yang kulakukan selama ini tidak bisa dihargai. Cara dia memperlakukan hanya sebagai sapi perah.
pada hari Kamis tanggal 29 Juli 2010 bendaharaku menyampaikan bahwa dia ingin ikut ke Palembang dalam rangka perjalanan dinas lalu dia menghasutku agar membujuk atasanku itu. Aku menolak dengan halus bahwa aku tidak mau menimbulkan permasalahan lagi dikemudian hari dan dicap oleh kawan-kawan lain sebagai orang yang gila duit, walaupun di hatiku aku senang diikutkan karena memang siapa yang tidak butuh duit.
rupanya tanpa bilang kepada kabag di langsung potong jalur birokrasi dengan melobi asisten pemerintahan dan kesra dan bersikeras dia mau pergi. akhirnya kepegergiaanya diluluskan dan juga dia berhasilkan memasukan namaku walaupun aku tau bahwa aku di ikutkan hanya sebagai tameng.
awalnya rencana keberangkatan akan menggunakan perjalanan darat dalam anggaranku.
hari itu aku menyelesaikan penandatanganan berita acara kesepakatan dengan pemilik tanah lokasi tapak tower transmisi listrik 275 kV kiliranjao - Payakumbuh kepada semua bapak benny di Solok (Mantan kepala Kantor Pertanahan) pada saat itu cara indra menyampaikan bahwa kok si pipi yang mengatur-ngatur siapa yang pergi atau tidak dalam perjalan dinas, cara dia menyampaikan cukup memancing emosiku.
setelah itu kabag agraria coba merayuku agar tidak ikut kesana dengan alasan agar dapat menyelesaikan pekerrjaan pembayaran ganti rugi. namun aku kurang senang dengan penyamnpaian nya itu seakan-akan perilaku zalim dan seenaknya itu cukup menyakitkan aku.maka dihati ku kerjakan saja semuanya oleh mu bos......
akibatnya inilah akhirnya aku malas masuk kantor...........
Senin, 02 Agustus 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
